BLANTERORIONv101

Cuaca Ekstrim dan Kekeringan Bisa Rugikan Pendapatan Petani hingga Rp14 Triliun

20 Desember 2023

 


BeritaTerkini.Info - Lampung Selatan:  Bencana kekeringan dan cuaca ekstrem berpotensi memicu kerugian besar bagi warga di Lampung Selatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan mencatat sepanjang 2015-2022 terjadi 124 kejadian cuaca ekstrem dan enam kali kekeringan.

Berdasarkan hasil penilaian risiko, potensi luas bahaya kekeringan adalah 70.034 hektar dengan luas lahan terdampak 4.128 hektar dan jumlah penduduk terpapar 1.057.664 jiwa.

"Hal itu bisa membuat kerugian hingga Rp6 triliun," ujar Kepala Pelaksana BPBD Lamsel, Ariswandi, saat sosialisasi kontingensi bencana kekeringan dan cuaca ekstrem, di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lamsel, Selasa, 20 Desember 2023.

Sedangkan luas wilayah bahaya cuaca ekstrem mencapai 51.341 hektar dengan potensi terpapar sebanyak 930.802 jiwa dan menimbulkan kerugian fisik dan ekonomi bangunan sebesar Rp14 triliun.

Mengingat tingginya potensi kekeringan dan bencana cuaca ekstrem, maka pihak perlu menyiapkan rencana darurat. Hal ini untuk mengantisipasi bencana.

"Rencana kontingensi sebagai acuan Pemkab dan masyarakat dalam menyusun pedoman perencanaan, kebijakan publik, dan implementasi dalam mengurangi risiko bencana agar lebih terpadu dan efektif," katanya.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan 35 personel dengan sistem piket 24 jam. Kemudian menyiapkan peralatan untuk menghadapi bencana hidrometeorologi.

Kemudian patroli udara dan informasi peringatan dini melalui Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD kepada operator Pusdalops di kelurahan, desa dan RAPI.

"Persiapan peralatan banjir, seperti perahu karet enam unit, peralatan penyelamatan, pelampung dan lain - lain. Selain itu, kendaraan operasional, yakni truk serbaguna satu unit, ambulans satu unit, mobil pikap dua unit dan mobil ranger satu unit," kata dia.

Komentar